Skema Bakat Hong Kong vs Singapura EP: Pertarungan untuk mendapatkan bakat di antara kembaran finansial Asia
Hong Kong dan Singapura: Kisah dua kota bagi individu internasional dengan kekayaan bersih tinggi
Sebagai dua pusat keuangan utama di Asia, Hong Kong dan Singapura bersaing ketat untuk mendapatkan talenta terbaik dunia. Hong Kong telah meluncurkan "High Talent Pass" dan "Excellent Talent Cancellation of Quota Restrictions", sementara Singapura telah meluncurkan versi baru EP dan ONE Pass tingkat atas di bawah sistem poin COMPASS.
1. Ambang batas persetujuan: longgar vs. ketat
- Talenta/talenta tinggi Hong Kong:Sangat ramah. Kategori Berbakat A hanya perlu membuktikan pendapatan tahunan lebih dari 2,5 juta dolar Hong Kong, sedangkan Kategori B/C hanya perlu lulus dari salah satu dari 100 sekolah bergengsi terbaik di dunia. Meskipun Youcai memiliki siklus peninjauan dan persetujuan yang panjang (6-9 bulan), tidak ada persyaratan wajib bagi pelamar untuk disponsori oleh perusahaan mereka di Hong Kong. Anda bisa mendapatkan status terlebih dahulu dan kemudian mencari pekerjaan.
- EP Singapura:Sangat keras. Anda harus terlebih dahulu menemukan tawaran nyata dari perusahaan lokal di Singapura, dan gaji Anda harus berada di sepertiga teratas industri (biasanya jauh di atas batas bawah S$5.000). Di bawah kerangka kerja COMPASS, rasio penduduk lokal dan latar belakang akademis perusahaan dinilai secara ketat.
2. Kesulitan dalam perpanjangan status dan konversi penduduk tetap (PR).
Inilah perbedaan paling mendasar antara keduanya.
Masalah yang dihadapi Hong Kong terletak pada “daya tahan”:Terlepas dari apakah Anda bertalenta tinggi atau bertalenta, Anda harus menunggu selama 7 tahun untuk mendapatkan tempat tinggal permanen. Namun, selama tujuh tahun ini, Departemen Imigrasi memiliki fleksibilitas tertentu dalam persyaratan “tempat tinggal biasa”. Jika Anda menghabiskan sebagian besar waktu Anda di tempat asal, selama Anda dapat membuktikan bahwa fokus bisnis atau keluarga Anda ada di Hong Kong, Anda masih memiliki kemungkinan yang sangat tinggi untuk berhasil memperbarui visa Anda dan akhirnya memenangkan PR.
Masalah Singapura terletak pada “misteri”:Anda bisa melamar PR setelah bekerja sebagai EP selama dua tahun. Namun, persetujuan humas Singapura adalah “kotak hitam” yang secara implisit mempertimbangkan kuota rasial (sekitar 75% untuk kelompok internasional dengan kekayaan bersih tinggi), integrasi sosial, tingkat gaji, dan usia. Banyak orang melamar PR dengan EP bergaji tinggi namun ditolak tiga kali berturut-turut. Setelah Anda kehilangan pekerjaan, EP Anda akan dibatalkan dalam waktu 30 hari dan keluarga Anda akan terpaksa meninggalkan negara tersebut.
3. Dividen perpajakan dan pendidikan
Kedua tempat tersebut merupakan surga pajak rendah. Namun, Hong Kong tidak hanya dibebaskan dari pajak keuntungan modal dan pajak warisan, namun dividen pendidikan anak-anaknya (mengandalkan nilai DSE Hong Kong yang rendah untuk masuk ke angka 985 di tempat asal atau penerimaan langsung ke sekolah bergengsi di luar negeri) memiliki keuntungan besar bagi orang tua di tempat asal.
Strategi alokasi: Para eksekutif dan pengusaha pertama-tama harus memilih identitas Hong Kong sebagai jaminan “batas nol untuk naik bus”; jika Anda seorang arsitek terkemuka di bidang keuangan dan Web3, dan memiliki bisnis luar negeri yang jelas, Singapura adalah tempat yang lebih aman untuk aset luar negeri. Dua jalur paralel, yang berfungsi sebagai batu loncatan satu sama lain, adalah jawaban terbaik bagi individu dengan kekayaan bersih tinggi.
Butuh penilaian khusus untuk situasi keluarga Anda?
Tim kami yang terdiri dari pengacara dan perencana kekayaan berlisensi dapat memberi Anda nasihat pribadi yang sesuai pesanan.
Buatlah janji temu untuk penilaian 1v1 dengan konsultan senior